Bertemu Arai Sang Pemimpi

Bertemu dengan Arai dalam satu ruang dan waktu memang sebuah keajaiban. Terlebih bisa bersalaman dan berbincang lepas. Bagi saya pertemuan tersebut adalah momentum sangat baik sebab dapat menjalin hubungan kearah yang lebih serius.

“Maaf jangan salah paham, ini bukan ingin ngajak tunangan”

Bagi yang pernah menonton film layar lebar Sang Pemimpi, pasti mengenal sosok puitis Arai. Selain aktor Zaskiah Nurmala, Ikal dan Jimbron, ia adalah salah satu aktor yang sangat berkesan dan menonjol dalam film yang diadaptasi dari tetralogi novel Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, karya Andrea Hirata. Film ini kemudian distrudarai oleh Riri Riza dengan produser Mira Lesmana yang kerap menelurkan film-film Indonesia yang keren.

Arai atau nama aslinya Rendy Ahmad sukses membuat saya beserta 4 (empat) orang sahabat saya terpukau dengan aksinya yang begitu gombalis, puitis, periang, optimis, pemimpi, pekerja keras, dan berjiwa leadership yang baik. Lengkap sudah.

Terlebih lagi ia memiliki suara emas bercangkok melayu yang dipastikan dapat mengguncang setiap jiwa wanita. Namun sayangnya, kata Rendy, di dunia nyata ia belum mampu menaklukkan hati Maudy Ayunda (dalam film Sang Pemimpi berperan sebagai Zakiah Nurmala).

Perlu diketahui, yang membuat saya kagum tak hanya terbatas pada rajutan kisah persahabatan dan percintaan yang mereka tampilkan dalam film tersebut, akan tetapi aksi dramatis Ikal dan Arai berjuang keras demi meraih kuliah di luar negeri dengan jalur beasiswa. Sementara, Jimbron cukup memiliki kuda Australi untuk memikat hati lastmi.

Karena-nya (baca: Arai, Ikal, dan Jimbron), tak jarang kami berlima melakukan hal serupa demi menaklukan hati wanita, merajut persahabat, dan terus berlari mengejar mimpi-mimpi tersebut. Indah bukan?

“Jelajahi kemegahan Eropa hingga Afrika yang eksotik! Temukan berliannya budaya sampai ke Prancis. Langkahkan kakimu di atas altar suci almamater terhebat tiada tara: Sorbonne.” Pak Balia

Pertemuan 

Pertemuan saya dengan Rendy Ahmad berkat kebaikan teman sekaligus senior saya di kantor. Sebut saja namanya Bella. Kebetulan ia pun baru jadian dengan Rendy.

Ah, memang dunia ini sempit. Sungguh beruntung Bella.

Ternyata cinta Arai bukan untuk Zaskiah Nurmala. Pasti teman saya terkejut. Ha.ha.ha…

Jauh-jauh hari, sebenarnya saya sudah bilang sama Bella untuk minta bertemu dengan Rendy. Saya bilang, terserah ketemunya dalam momentum apa saja. Boleh di agenda-agenda kantor, nongkrong, dan futsal. Yang penting bisa ketemu. Minta selfie bareng. Lalu hasil fotonya mau saya pamerkan ke teman saya di group whatsapp.

Ternyata, Bella mempertemukan saya dengan Rendy di acara ulang tahun kantor. Pas ketemu, saya mencoba berpasang badan seperti biasa, layaknya menyambut kedatangan teman lama. Biar tak malu-maluin. Saya lanjutkan dengan bersalaman sekaligus bercengkrama, meskipun tak banyak yang diobrolkan.

Kesan pertama saat bertemu Rendy, memang orangnya sedikit kalem. Ia terlihat polos, tetapi karakter yang saya lihat dia sebagai Arai di film Sang Pemimpi masih melekat kuat. Natural..

Waktu itu saya jor-joran bilang, saya dan beserta 4 orang teman saya terisnpirasi dengan peran Arai. Sanking terinspirasinya, saya bilang, kami bikin group Whatsapp bernama pujangga5Indonesia. Saya Nggak tahu apa yang terlintas dalam pikiran dia, mungkin saja ini terlihat alay, tapi apa boleh buat, beginilah adanya. 😉

Sayang malam itu, saya tak sempat berfoto. Sorry ya gaes.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s