Orang Bias

Belakangan ini saya sangat jengkel dengan orang yang kerap merawat perspektif bias-Nya. Jengkelnya; mereka kerap membiasakan diri menyimpang dari standar nilai (moralitas) kemanusian. Ciri orang bias ini dengan mudahnya membentuk realitas sosial berdasarkan persepsi sepihak yang bersumber dari pengalaman personalnya. Akibatnya, mereka banyak melahirkan pertimbang-pertimbangan yang tidak tepat. Maka jangan heran, ketika mereka berada dalam…

Jatuh Hati, Lalu Pergi?

Jatuh hati memang bukanlah perkara yang mudah. Ia memang sukar dipahami dan sulit diungkapkan dengan kalimat yang utuh. Ia tumbuh secara alamiah dibawah alam sadar. Seketika ada gap antara perasaan dan logika. Dan ia bisa saja membuatmu menderita, atau sebaliknya bahagia. Tibalah saatnya dimana kita harus terobsesi, atau sebaliknya harus menahan diri  demi kebaikkan bersama….

Mencari Makna

Kerap tergiang dengan sarkas pedas dari Buya Hamka yang berujar “Kalau hidup sekadar hidup, babi di hutan pun hidup. Kalau bekerja sekadar bekerja, kera juga bekerja.” Saya juga teringat dengan sepotong pemikiran Seno Gumira Ajidarma dalam sebuah karyanya, “Alangkah mengerikannya menjadi tua dengan kenangan masa muda yang hanya berisi kemacetan jalan, ketakutan datang terlambat ke…

Doyan Pajaknya, Ogah Motornya

Jakarta adalah kota di mana gubernurnya sudah diganti, namun cara berpikirnya masih sama. Ini nukilan dari catatan lama berjudul: “Libido Menggusur” *** Gubernur Basuki Tjahaja Purnama pernah mengeluarkan Pergub 195 tahun 2014 tentang Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor. Alasannya, sama dengan yang tertulis di kliping berita di bawah ini: motor biang kesemrawutan dan kecelakaan. Alasan…